Cara Menghitung Luas Atap Baja Ringan dengan Tepat

By | 11 April, 2020

Menghitung Luas Atap Baja Ringan – Berperan sebagai unsur esensial dari struktur rumah, sudah seharusnya atap dapat melindungi para penghuni dari panas dan hujan. Atap rumah yang menjamin keamanan dan kenyamanan haruslah disanggah dengan rangka yang kokoh serta awet. Atap rumah dengan material rangka baja ringan belakangan mulai populer dan banyak digunakan. Hal itu karena kelebihannya dalam memberikan kesan yang modern dan kokoh.

Menghitung Luas Atap Baja Ringan

Baja Ringan Untuk Rangka Atap Yang Kokoh

Rangka baja pada dasarnya sama dengan baja konvensional. Hanya saja dimensinya dibuat lebih ringan dan tipis daripada baja yang biasa. Hal itu dilakukan untuk menyesuaikan kebutuhan agar tidak membebani struktur bangunan. Meski demikian, baja ringan memiliki daya tahan yang kuat untuk menopang bobot bangunan, sehingga cocok dijadikan rangka atap. Mengingat keunggulan yang dimilikinya, wajar jika rangka baja dipatok dengan harga sedikit di atas material sekelasnya.

Kenapa Harus Menggunakan Rangka Atap Baja Ringan?

Rangka Atap Baja Ringan

Sebenarnya ada banyak pilihan rangka atap yang bisa Anda gunakan. Tapi jika ingin mengikuti tren pembuatan atap rumah yang sedang hits belakangan ini. Maka rangka baja ringan adalah pilihan yang tepat. Pemilihan rangka baja ringan ini bukan hanya karena  memberikan kesan modern, namun baja ringan memiliki sejumlah keunggulan.

Dibandingkan dengan material lain, rangka baja lebih baik dalam hal resistansi terhadap udara dan air. Sehingga Anda tidak perlu khawatir rangka baja mudah berkarat. Seperti baja pada umumnya, baja ringan memiliki struktur yang tangguh sehingga cocok untuk menopang atap tanpa memberikan beban berlebih pada konstruksi bangunan.

Baca juga: Harga Cat Genteng Terbaru

Yang paling disukai adalah baja ringan tidak mengalami pelapukan maupun menjadi sasaran rayap. Sehingga usia pakainya pun menjadi lebih awet serta tidak ‘ringkih’ dalam hal biaya perawatan. Baja ringan juga dinilai lebih ramah lingkungan dan tidak memerlukan finishing akhir berupa cat.

Saat memutuskan menggunakan atap dari baja ringan, sebagian orang mungkin lebih memilih berpikir sederhana. Tanpa ingin repot-repot mengetahui cara menghitung luas atap. Namun jika Anda hendak membangun rumah tanpa menggunakan jasa konsultan, mengetahui bagaimana cara menghitung luas atap adalah keharusan. Sebab nantinya akan menentukan seberapa banyak baja ringan yang diperlukan dan biaya yang dikeluarkan.

Cara Menghitung Luas Atap Baja Ringan

Cara Menghitung Luas Atap Baja Ringan

Untuk membantu Anda menghitung luas atap dengan tepat, berikut telah kami berikan rumus  yang mudah Anda pahami. Namun perlu diketahui sebelum menentukan seberapa banyak rangka baja yang dibutuhkan, penting kiranya mendesain terlebih dahulu bentuk dan ukuran atap. Jika desain serta ukuran telah siap, maka Anda bisa menghitungnya dengan cara berikut ini.

Misalnya Anda akan membuat atap dengan ukuran panjang 10 meter, lebar 7 meter, oversteck 0,6 meter dan kemiringan 45 derajat. Jika Anda belum tahu apa itu oversteck, oversteck adalah bagian yang menjorok keluar tanpa adanya penopang. Misalnya seperti topi atap yang berfungsi untuk menghalau air hujan jatuh ke bangunan. Selanjutnya kamu dapat menghitung dengan rumus di bawah ini.

Pertama Anda perlu menghitung luas bagian datar terlebih dahulu.

Datar = (panjang atap + oversteck) x (lebar + oversteck)

= (10 m + 0,6 m) x ( 7 m + 0,6 m)

= 10,6 m x 7,6 m = 80,56 m2

 

Baca juga: Harga Cat Genteng Waterproof

 

Setelah itu, hitung luas bagian miring yang akan berfungsi sebagai atapnya.

Miring = Datar / Cosinus sudut kemiringan atap

= 80, 56 m2 / cosinus 45

= 113,95 m2

Dengan mengetahui cara menghitung luas atap, Anda dapat membuat perencanaan yang matang untuk biaya pembuatan atap baja serta menghindari pengeluaran tak terduga.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *